Perhutani Sosialisasikan Manfaat Keberadaan Hutan di Depan Warga dan Mahasiswa KKN di Jampangkulon

Sinergi Tanggal: 2026 - 09 - 10 145 views Penulis: Galang
Perhutani Sosialisasikan Manfaat Keberadaan Hutan di Depan Warga dan Mahasiswa KKN di Jampangkulon
Kepala Subseksi Perencanaan Perhutani KPH Sukabumi, Jojon Rihana, didampingi jajaran petugas lapangan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jampangkulon, menyampaikan bahwa keberadaan hutan memiliki manfaat penting bagi kehidupan masyarakat, khususnya bagi desa-desa yang berada di sekitar kawasan hutan. Oleh karena itu, diperlukan peran serta bersama dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan.“Pada musim kemarau, kita perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan. Sementara pada musim penghujan, kita dapat mendukung kegiatan penanaman dan penghijauan agar kelestarian hutan tetap terjaga,” ujar Jojon.

Sementara itu, Kepala Desa Karang Anyar, Nandi, menyampaikan apresiasi atas edukasi yang diberikan Perhutani kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan kawasan hutan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat di sekitar desa, baik dalam mendukung aktivitas ekonomi maupun ketersediaan sumber daya air.

“Kami mengapresiasi kegiatan sosialisasi dari Perhutani. Masyarakat dapat memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga kawasan hutan karena keberadaan hutan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat di sekitar desa,” ungkap Nandi.

Kegiatan tersebut juga diikuti mahasiswa STISIP Widyapuri yang sedang melaksanakan KKN di Desa Karang Anyar. Salah satu perwakilan mahasiswa, Airin, menyampaikan bahwa materi yang diberikan Perhutani menambah wawasan mahasiswa mengenai pengelolaan hutan dan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dengan Perhutani.

“Kami berterima kasih atas informasi yang diberikan. Kegiatan ini bermanfaat bagi kami untuk memahami peran Perhutani dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Airin.

Melalui kegiatan tersebut, Perhutani KPH Sukabumi terus mendorong edukasi dan kolaborasi bersama masyarakat serta pemangku kepentingan di sekitar kawasan hutan untuk mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan.